Modules
· Depan
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery Photo
· Journal
· Pencarian
· Top 10
· Tulis Berita
· Web Links

     Who's Online
Saat ini ada, 10 tamu 0 member yang sedang online.

Anda bukan member. Silakan daftar di sini, gratis!

 rakornasVII

Komnas LansiaAdmin menulis "

RAPAT KOORDINASI NASIONAL VII

KOMISI NASIONAL LANJUT USIA, BOGOR 27-29 NOVEMBER 2012

Rapat Koordinasi Nasional ( Rakornas) VII Komisi Nasional Lanjut Usia ( Komnas Lansia) digelar di Hotel Salak Bogor yang berlangsung dari tanggal 27-29 Novenber 2012 dengan peserta berjumlah 115 orang yang berasal dari seluruh Komda ( Komisi Daerah) Lanjut Usia Propinsi dan beberapa Komda Kota/Kabupaten, anggota Komnas dan para pemangku kepentingan ( stake holder) lansia lainnya.

Rakornas ini bertemakan " Meningkatkan Pemanfaatan Sumberdaya Daerah dan Masyarakat untuk Penangan Lansia". Tema ini diambil sesuai dengan amanah UURI. No.13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dimana perlunya pemberdayaan lansia agar dapat didayagunakan dan berpartisipasi dalam kegiatan keluarga, masyarakat dan kegiatan produktif baik di sektor nonformal maupun formal.



Rakornas dibuka oleh Menteri Sosial RI dimana dalam sambutanya beliau menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada panitia penyelenggara dan kepada tuan rumah Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Kota Bogor . Dengan kehadiran para peserta dari seluruh propinsi ini mencerminkan adanya kepedulian dan kerja sama yang baik antara Komnas Lansia Komda Lansia Prropinsi. Kota dan Kabupaten khususnya dalam peningkatan peran Komda Lansia dalam kerangka upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia. demikian beliau memberikan komentar.

Bapak Menteri juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting karena berbagai kondisi/alasan yaitu; penduduk lansia dunia tumbuh tercepat dibanding kelompok lainnya, penduduk lansia Indonesia meningkat dua kali lipat selama dua dekade ( th 2000 14,4 juta  dan 2020 menjadi 28,9 jt), penduduk lansia di pedesaan  hidup dengan kondisi sosial ekonomi dan kesehatan  memprihatinkan, . implementasi kebijakan lansia masih  banyak keterbatasan serta  pelaksanaan  UPKS Lansia perlu dilakukan secara sinergi antar lintas sektor dan lintas program.

Ketua II Komnas Lansia Bapak Toni Hartono juga menjelaskan pada laporannya bahwa Komnas Lansia bertugas mengkoordinasikan unsur pemerintah dan masyarakat, Komnas dengan Komda, kalangan perguruan tinggi, swasta dan organisasi kemasyarakatan lainnya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia. Tugas dalam memberikan saran dan dan pertimbangan kepada pemerintah maka telah disampaikan kepada pemerintah antara lain revisi UURI. No.13/1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia agar lebih implementatif, perlunya pendayagunaan lansia dalam dunia kerja dan pembangunan, masukan untuk PP dan UURI.No.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional khususnya tentang perlindungan sosial bagi lansia,perlunya pengembangan kurikulum gerontologi sebagai mata ajar multi disiplin di Perguruan Tinggi,  perlunya evaluasi tentang implementasi UU Bangunan Gedung dan Aksesibilitas, reduksi transportasi bagi lansia yang sepenuhnya belum dilaksanakan

Rangkaian Rakornas ini menyajikan berbagai kebijakan, laporan,  hasil penelitian dan kajian serta ilmu dan pengalaman terkait upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia dan peningkatan pemanfaatan sumberdaya daerah dan masyarakat untuk penanganan lansia,

Diskusi yang cukup menarik dan ramai dalam pembahasan kepengurusan Komda terkait Permendagri No.60 tahun 2008, namun semua peserta sependapat bahwa Permendagri tersebut perlu dikaji sesuai spesifik daerah.

Paparan dan hasil diskusi dapat di download pada modul downloads .

"



 
     Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Komnas Lansia
· Berita oleh rettyirwanasir


Berita terpopuler tentang Komnas Lansia:
Pedoman Pelaksanaan Posyandu Lanjut Usia


     Nilai Berita
Rata-rata: 4
Pemilih: 2


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


     Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


"rakornasVII" | Login/Daftar | 0 komentar
Isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengirimnya.

Anda tidak dibolehkan mengirim komentar, silakan daftar di sini